Toko Oen, Tempat Makan dengan Interior Zaman Belanda yang Unik

0
313

Pesenmakan.id, Malang – Indonesia merupakan negara yang memiliki varietas citarasa kuliner yang sangat beragam. Bahwa, kuliner-kuliner lama yang telah ada bahkan sebelum kita lahir itu tak lekas hilang, meski setiap harinya selalu bertambah saja kuliner-kuliner baru yang memasuki pasar industri kuliner di Indonesia. Kekayaan rasa kuliner yang kita warisi saat ini adalah sebuah bukti nyata, seperti satu tempat di Malang yang telah berdiri sejak 1930 ini: Toko Oen.

Dilansir dari IDN Times, Toko Oen merupakan restoran sekaligus gerai es krim yang sangat legendaris di Malang. Desain perabot ala-ala zaman old akan langsung kamu temui ketika membuka pintu dan memasukinya. Semua yang ada di Toko ini diset serba klasik dan seakan tak tersentuh modernisasi sama sekali. Yang paling menyenangkan dari itu semua adalah aroma kue-kue kering yang dijajakan di depan pintu masuk menyerbak, memanggil-manggil dengan lembut, dan memaksa kamu untuk membelinya. Aheu.

Di atas meja kasir, terdapat sebuah spanduk besar berbahasa belanda yang jika diartikan menjadi “Selamat datang..”

IDN Times/Reza Iqbal

Setelah kamu duduk di bangku anyaman yang berwarna-warni, kamu akan didatangi pelayan yang tak kalah “tua”-nya; setelan putih ala-ala vintage dengan sebuah peci bersarang di kepala akan melayanimu.

Kabar burung yang berkicau di Malang mengatakan Toko Oen hanyalah gerai kecil yang menjual es krim. Namun, tentu saja tak benar. Di sini, selain menyediakan menu dessertnya yang endeus syekali, ada banyak menu lain seperti makanan oriental, makanan khas Indonesia, makanan cepat saji seperti burger, salad, bahkan tersedia pula minuman beralkohol dan steak. Sangat lengkap, kan? Dan menu-menu yang disebutkan di atas dibanderol dengan kisaran harga Rp. 25.000 hingga Rp. 80.000. Cukup murah untuk tempat yang menyajikan sesuatu yang lengkap, apalagi menu-menu itu, bukan sembarang menu, melainkan menu-menu yang diracik dan dipersiapkan dengan resep yang sangat matang.

IDN Times/Reza Iqbal

Sebagaimana restoran-restoran tua lainnya, Toko Oen pun sangat menjaga citarasa kuliner yang dihidangkannya. Bisa dipastikan bahwa menu-menu yang sudah ada sejak 1930 itu masih bisa dirasakan hingga kini. Bahkan demi menjaga keaslian rasa itu, Peter selaku pemilik Toko Oen melakukan training minimal tiga bulan agar rasa yang telah ada tak berubah.

Untuk menu-menu es krim yang tersedia di Toko Oen cukup banyak varian. Di antaranya adalah chocolate, vanilla, strawberry, mocca, banana split, chocolate parfait, dan tutty frutty. Teksturnya yang lembut dan cepat mencair tentunya akan sangat memanjakan lidah di tengah panasnya Kota Malang.

Satu hal lain yang menarik dari Toko Oen ialah tempat ini termasuk ke dalam buku panduan wisata legendaris di Malang. Menu pemesanan pun ditulis hanya dalam 2 bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Belanda. Hal ini tentu saja berkat jerihpayah Toko Oen dalam menjaga keutuhan dan kemurnian usahanya yang memang mengambil tema zaman dulu. Ditambah lagi menu-menu yang tersedia di sini juga masih mengandalkan resep racikan yang sudah ada sejak dulu.

IDN Times/Reza Iqbal

Menjadi salah satu tujuan wisata legendaris membuat Toko Oen ini dipenuhi banyak bule lho. Jadi, menurut penulis, Toko Oen sangat cocok buat teman-teman yang lagi jomlo, siapa tahu bisa kepincut ama bule, terus menikah, beranak pinak dan berbahagia.

Namun demikian, kita, sebagai pewaris sah citarasa kuliner Indonesia yang sangat beragam dan sangat lezat ini, jangan mau didului, ya. Kamu bisa langsung ke Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 5, Kauman, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, sebab di sanalah toko legendaris ini bernaung sejak 1930.

Sumber: IDN Times

Banner Pesen Makan Sekarang