Kepiting Didu, Makanan yang Populer di Kota Makassar

0
382

Pesenmakan.id, Makassar — Semakin banyak pengusaha kuliner, semakin banyak makanan yang populer di Kota Makassar. Salah satu makanan yang populer di Kota Makassar saat ini adalah kepiting.

Untuk menemukan makanan populer juga semakin mudah dan nyaman. Warga bisa memanfaatkan layanan jasa pesan antar lewat aplikasi. Mencari dan memilih makanan yang ingin dipesan. Setelah itu menunggu santai makanannya diantar dengan selamat ke tujuan.

Menu yang paling digemari warga saat ini adalah kepiting. Makin banyak menu kepiting tersaji di warung-warung di Makassar. Tidak hanya restauran besar, kedai-kedai kecil pun mulai bermunculan menu kepiting. Menawarkan rasa dan aroma kepiting yang istimewa. Pencinta kepiting makin senang, karena semakin banyak pilihan. Harga yang ditawarkan pun semakin murah.

Kepiting Didu

kepiting didu
Foto oleh Muhammad Yunus

Kepiting Didu adalah kedai yang awalnya menyajikan kepiting dengan jumlah terbatas dari dapur rumah. Untuk merasakannya, terlebih dulu harus antri pesan lewat telepon. Jika stok tersedia, baru diantar ke rumah Food Lovers.

Seiring kemajuan teknologi aplikasi, Kepiting Didu bisa dipesan secara online. Kepiting Didu juga sudah membuka kedai khusus di pusat Kota Makassar. Demi memudahkan pecinta kuliner kepiting. Merasakan nikmatnya hewan bercangkang.

Ada banyak varian yang ditawarkan Kepiting Didu. Paling disarankan adalah menu Kepiting Saos Padang, Kepiting Lada Hitam, Kepiting Saos Telur, dan Kepiting Asam Manis.

Gambar menu kepiting yang disajikan Kepiting Didu membuat perut makin lapar. Saya coba memilih menu Kepiting Lada Hitam. Penasaran bagaimana pedasnya lada dalam daging kepiting.

Owh iya gaess, nama Kepiting Didu ini diambil dari nama panggilan suami Ibu Asriani : Didu. Apa arti dan kenapa harus Didu saya juga tidak tahu gaess.

Rahasia Kepiting Didu kabarnya terletak pada bahan baku kepiting dan bumbu yang diracik sendiri oleh Ibu Asriani. Menurut pengelolanya, kepiting harus didatangkan khusus dari sebuah daerah di Kabupaten Bone. Daerah yang terkenal dengan kelezatan kepitingnya.

Manisnya Daging Kepiting Bercampur Aroma Khas Lada Hitam

kepiting saos lada hitam dari kepiting didu
Kepiting Saos Lada Hitam – Foto oleh Muhammad Yunus

Kepiting Saos Lada Hitam yang saya pesan akhirnya tiba dengan selamat. Dibungkus menggunakan plastik khusus makanan kemudian dikemas lagi dalam kotak styrofoam.

Saat membuka bungkusan plastik, aroma lada langsung terasa. Di dalamnya ada dua ekor kepiting berukuran kepalan tangan orang dewasa. Warna merah kepiting yang dimasak tidak begitu tampak, karena tenggelam oleh lumuran saos lada hitam.

Untuk menikmati kuliner bercangkang ini, perlu keahlian khusus. Harus hati-hati dan tidak terburu-buru. Karena cangkang kepiting yang tajam bisa menusuk tangan dan lidah.

Setelah membuka cangkang dan membelah tubuh kepiting, daging kepiting terlihat padat dan berwarna putih. Rasa daging kepitingnya manis dan empuk. Hmm.. Yummi

Saos lada hitamnya memberikan sensasi pedas yang pas. Tidak perlu berhenti mencecap cangkang kepiting karena kepedisan. Semakin pedas rasanya semakin enak. Setelah menjelajahi daging dalam badan kepiting, saya mencoba daging dalam capit kepiting.

Sabar Food Lovers, untuk bisa merasakan nikmat daging kepiting kita perlu menggunakan pemukul atau penjepit khusus cangkang kepiting. Karena kepiting yang saya pesan masih utuh cangkangnya. Belum dihancurkan.

Capit kepitingnya tidak terlalu besar, tapi dagingnya padat dan empuk. Lembut dan gurih saat dikunyah. Aroma lada hitam juga selalu menyertai cecapan daging kepiting.

Saos lada hitam dicampur daun bawang, sayuran, dan potongan buah jagung kuning menambah rasa nikmat kepiting di lidah saya. Saosnya enak diminum pelan-pelan menggunakan sendok.

kepiting saos lada hitam dari kepiting didu
Kepiting Saos Lada Hitam – Foto oleh Muhammad Yunus

Jika lidah terasa pedas, sayuran dan jagung bisa menjadi lalapan menetralkan rasa pedas. Setelah itu kembali melanjutkan mencecap daging kepiting. Ditambah nasi.

Saos lada hitam saya taburkan ke atas nasi putih. Membuat mulut tidak mau berhenti mengunyah. Dua ekor Kepiting Didu sepertinya belum cukup. Padahal sudah makan banyak nasi. Harus ada tambahan satu porsi Kepiting Didu untuk memenuhi perut yang masih terasa lapar.

Pesan Lewat Go Food

Menikmati makanan enak di Kota Makassar makin mudah. Tidak ada lagi alasan tidak bisa keluar rumah karena hujan atau jalan tergenang air.

Saya menikmati kepiting didu dengan bantuan Go Food. Saya mendapatkan bonus bebas biaya antar karena menggunakan Go Pay. Terima kasih Go Pay dan Go Food.

Banner Pesen Makan Sekarang