Kedai Kopi Kulo, Kreasi Minum Kopi Kekinian di Medan

0
661

Pesenmakan.id, Medan — Akhir-akhir ini trend minum kopi semakin digandrungi oleh masyarakat kota besar. Gaya hidup kaum urban ikut memengaruhi perkembangan kedai kopi hampir di seluruh dunia. Usai bekerja, kedai kopi menjadi pilihan tempat untuk menikmati kopi favorit sembari bersantai. Aroma kopi yang harum pun merebak dan memancing siapa saja untuk mencicipinya.

Pertumbuhan Kedai Kopi Semakin Pesat

Keberadaan kedai kopi yang tumbuh marak menjadikannya kian diminati. Mulai dari remaja, kawula muda, hingga usia paruh baya menunjukkan kegemaran minum kopi. Wajar saja bila pertumbuhan kedai kopi ibarat munculnya cendawan di musim hujan. Mudah dijumpai hampir di tiap sudut jalan.

avocatto coffee dan es coklat dari kedai kopi kulo
Avocatto Coffee dan Es Coklat – Foto oleh Mollyta Mochtar

Bisnis kopi yang kian menjamur mendorong terciptanya inovasi dan ide-ide baru dalam hal varian rasa. Toh pemilik kedai kopi tak ingin kehilangan pelanggan setianya, kan? Mereka berlomba-lomba melahirkan minuman yang kekinian untuk menarik minat masyarakat, terutama kaum muda. Sebab bisnis kedai kopi memang sangat menjanjikan.

Kenikmatan minum di kedai kopi sangat tergantung pada kepiawaian sang barista saat meracik. Saya sendiri sebetulnya bukanlah penggemar berat kopi. Hanya sesekali minum kopi kalau sedang ingin saja.
Walau tidak begitu mengamati perkembangan bisnis kedai kopi, setidaknya saya tau bahwa saat ini es kopi tengah menjadi trend di kota-kota besar, termasuk Medan. Pilihan minum kopi pun semakin bervariasi. Rata-rata juga menyasar pada kaum milenial.

Kedai Kopi Kulo Hadir di Medan

Kehadiran Kedai Kopi Kulo di Medan belum lama ini seolah ikut meramaikan bisnis kedai kopi. Nama yang sudah tak asing lagi mengingat keberadaannya di Jakarta yang cukup eksis. Kedai Kopi Kulo sendiri hadir di ibukota sejak bulan Desember 2017.

Clement Mathias merupakan Founder juga pemilik waralabanya. Ia bersama beberapa orang teman menjadi penggagas ide menu kopi yang berbeda. Setelah beroperasi kurang dari satu tahun, kedai kopi tersebut sudah memiliki beberapa outlet di Jabodetabek, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera.

Konsep Coffee-To-Go Yang Menarik

Kedai Kopi Kulo muncul dengan mengusung konsep coffee-to-go. Bisa dibilang ini adalah ide yang cukup inovatif, mengingat zaman sekarang orang cenderung menyukai kepraktisan. Konsep seperti ini membuat pengunjung lebih banyak membeli minuman untuk dibawa pulang. Sehingga kedai kopinya pun dibuat sederhana dan berukuran kecil saja.

Meski memiliki tempat sederhana, menu yang ditawarkan sama sekali tidak asal-asalan. Kedai Kopi Kulo menyajikan pilihan es kopi kekinian yang menarik. Nama menunya terdengar modern dan mudah diingat.

Pesan Es Kopi Lewat GO-FOOD

Siang hari yang terik membuat saya ingin buru-buru minum untuk melepas dahaga dengan meneguk minuman dingin. Belum apa-apa saya sudah membayangkan kesegaran es kopi yang membantu menghalau rasa kantuk yang tiba-tiba muncul akibat cuaca panas.

Karena selama ini hanya mendengar namanya yang hits, saya penasaran ingin menjajal kenikmatan tempat minum yang menjadi perbincangan teman-teman penikmat kopi di Medan. Seperti apa sih rasanya?

Letak tempat tinggal saya yang cukup jauh dari lokasi outlet membuat saya segera mencarinya lewat aplikasi GO-FOOD. Pendekatan digital kepada pelanggan yang dilakukan oleh kedai kopi ini membuatnya bermitra dengan GO-JEK. Artinya peminat es kopi dapat dengan mudah memesannya.
Dari sekitar 9 menu es kopi, saya tertarik untuk mencoba Avocatto Choco dan Es Coklat. Yuk kita bahas satu persatu, ya.

Avocatto Choco

Avocatto Choco seharga Rp 28.000 adalah minuman yang terdiri dari perpaduan jus alpukat segar dengan satu shot espresso, lalu diberi tambahan topping berupa satu scoop es krim coklat. Espresso sendiri yakni kopi yang paling kuat kadar kopinya yang berupa ekstrak biji kopi murni tanpa campuran. Sementara tingkat kekentalannya tergantung biji kopi yang dipakai.

avocatto coffee dari kedai kopi kulo
Avocatto Coffee – Foto oleh Mollyta Mochtar

Saat mencobanya terasa sensasi manis dan lembut, juga segar dengan after taste tetap manis. Espresso yang seyogianya pahit justru seperti kalah perang dengan rasa manis legit dari alpukat dan es krim coklatnya. Rasa alpukatnya cukup dominan, bercampur aroma kopi nan harum.

Manis yang dihasilkan campuran alpukat dan es krim coklat melebur indah di lidah. Semacam kolaborasi rasa yang saling menyempurnakan. Tidak terlalu medok namun memunculkan sensasi ingin mencicipinya terus-menerus. Saya suka akan rasanya. Sungguh minuman yang cocok dinikmati pada siang hari.

Olahan es kopi modern begini pasti sukses mendulang peminat serta menjadi favorit pengunjung. Mengingat kebanyakan orang menyukai olahan kopi unik yang tak biasa.

Es Coklat

Minuman berikutnya yang saya pesan adalah Es Coklat seharga Rp 20.000. Es coklat berpadu dengan susu itu tampil dengan cita rasa coklat yang tidak biasa. Walau harganya relatif murah, tapi rasanya nyaris sekelas es coklat di kafe ternama. Manisnya cukup, tidak sampai membuat enek. Dan saya suka dengan aroma coklatnya.

es cokelat dari kedai kopi kulo
Es Cokelat – Foto oleh Mollyta Mochtar

Yang menarik adalah minuman enak dari Kedai Kopi Kulo dikemas sangat baik dengan sealed penutup rapat untuk mencegahnya tumpah. Ditambah potongan es batu yang dikemas terpisah menggunakan wadah plastik plus sedotan untuk masing-masing.

Nikmat Memesan Menu Favorit Lewat GO-FOOD

Varian kopi kini memang tak cuma berkutat pada sajian kopi hitam panas, namun telah mewujud aneka varian yang menarik hati. Bermitra dengan GO-FOOD menjadi keuntungan bagi saya yang ingin mencicipi minuman khas mereka tanpa perlu repot. Proses pemesananannya cepat dan mudah membuat saya ingin kembali memesan. Untung saja saldo GO-PAY saya masih cukup untuk menghadirkan dua minuman favorit tadi. (Pena/97MM)

Banner Pesen Makan Sekarang