Berbuka Puasa di Los Lambuang Jadi Pingin Nambah Terus

0
478
goodindonesianfood.com

Pesenmakan.id, Padang – Siapa yang belum pernah mencoba nasi padang? Kuliner khas minangkabau ini terbilang sangat gampang dicari karena penggemarnya yang sangat banyak. Bahkan, salah satu menu andalan orang minang, yaitu rendang, menjadi salah satu makanan terenak di dunia. Namun, tahukah kamu kalau sebenarnya, tak hanya ampera atau restoran padang saja yang menyediakan makanan lezat khas minangkabau? Masih sangat banyak lho jenis-jenisnya. Salah satunya adalah nasi kapau. Meskipun sedikit mirip, nasi kapau, ampera dan makanan padang itu berbeda dan memiliki resep yang tak sama, guys.

Melansir dari IDN Times, nasi ramas kapau yang lezat ini berasal dari Nagari Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Warga di sana dikenal sangat lihai meracik makanan, bahkan beredar kabar bahwa hanya penduduk asli Nagari Kapau lah yang bisa membuat masakan seenak nasi kapau. Kuliner khas Bukittinggi ini sangat cocok dijadikan menu berbuka puasa yang berat-berat untukmu.

Rasanya yang Khas akan Membuatmu Ketagihan dan Pingin Nambah Terus

goodindonesianfood.com

Nasi ramas kapau sangat dikenal lezat dan dicari banyak pelancong. Di Bukittinggi sendiri, kamu bisa langsung menuju Los Lambuang, di sana telah tersedia banyak lepau nasi kapau yang bersebelahan. Untuk menunya sendiri, sangat banyak ragamnya. Namun yang paling menjura dan digilai banyak orang adalah gulai-gulainya. Ada gulai tambunsu yang dibuat dari usus sapi berisikan telur dan tahu. Ada gulai gajeboh, yaitu daging lamur dengan lemak yang kenyal, gulai babek atau babat, gulai tunjang yang biasanya diambil dari urat kaki sapi atau kerbau, dan masih banyak lagi. Uniknya, gulai-gulai tersebut, jika diteliti rasanya berbeda-beda lho. Gulai babek berbeda rasa dengan gulai tunjang.

Ada perbedaan rasa tersendiri yang akan kita rasakan ketika mencoba mencicipi kuahnya. Satu hal yang spesial dan sangat karakteristik dari nasi kapau adalah gulai cubadaknya, atau gulai sayur nangka. Bukan nasi kapau namanya jika tak ada gulai sayur nangka di dalamnya. Gulai cubadaknya tidak terlalu kental karena tidak memakai santan yang banyak. Biasanya selalu ada campuran koi, lobak singgalang, rebung, pakis, dan jengkol. Makanan lainnya juga tak kalah nagih, seperti dendeng batokok, dendeng basah, dan rendang. Pasti akan sangat nikmat apabila kita menyantapnya setelah berpuasa seharian.

Untuk pemandangan tempatnya pun terbilang unik. Di Los Lambuang, kamu akan menemui lepau-lepau nasi ramas kapau berdempetan yang sangat sederhana. Meskipun sederhana, los lambuang ini menjadi salah satu wisata kuliner yang pernah dikunjungi pejabat negara termasuk presiden Indonesia, lho! Sesampainya di sana kamu akang langsung dihimbau oleh uni-uni (ibu-ibu) yang menjual nasi ramas kapau. Hidangan lauk-pauknya disusun rapi ke dalam panci-panci besar. Kita bisa leluasa memilihnya, tinggal tunjuk-tunjuk, maka uni tersebut akan dengan sigap menggapainya dengan sendok panjang dari tempurung kelapa.

Harga yang Cukup Murah untuk Makanan Sangat Lezat

makarame.com

Seporsi nasi ramas kapau yang lezat ini bisa kamu nikmati hanya denga Rp. 20.000 – Rp. 25.000. Dengan harga yang semurah itu, kita bisa merasakan kenikmatan yang haqiqi. Untuk menuju Los Lambuang pun tak jauh-jauh amat dari Jam Gadang Bukittinggi. Kamu cukup berjalan sekitar 300 meter menuju pasar lereng, menaiki beberapa anak tangga sambil menikmati keindahan alam Bukittinggi. Biasanya Los Lambuang buka sampai malam, terlebih di bulan ramadan seperti ini. Tempat ini harus masuk ke dalam referensi berbuka puasamu jika kamu sedang di Bukittinggi, ya.

Sumber: IDN Times

Banner Pesen Makan Sekarang